Sunday, November 07, 2010

Mahu hidup; maut pun tidak peduli

DENPASAR, KOMPAS.com — Seorang wanita rakyat Thailand ditangkap Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai, Bali, kerama berusaha menyelundupkan narkotik jenis syabu ke Bali. Modus Operandi tersangka tergolong baru dan nekad keranaa menyimpan syabu di dalam kemaluannya.

Miss Junporn Ampar, 29,(gmabar) tiba di Bandara Ngurah Rai hari Sabtu (6/11/2010) pukul 14.00 Waktu Indonesia Timur menaiki pesawat Thai Airways dengan nombor penerbangan TG 431. Semasa memasuki ruang pemeriksaan X-ray, petugas Bea dan Cukai melihat gerak gerik tertuduh yang mencurigakan.

"Tertuduh terlihat gelisah dan kelam-kabut semasa melepasi pemeriksaan X-ray," ujar I Made Wijaya, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ngurah Rai, saat konferensi pers di kantornya, Minggu (7/11/2010).

Setelah memeriksa beg bimbi tertuduh menggunakan ion scan, petugas menemukan indikasi kokain sebesar tiga persen. Untuk pemeriksaan yang lebih mendalam, petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan di ruangan body search. Petugas menemukan ada benda mencurigakan di dalam kemaluan tertuduh yang dibungkus kondom dan pembalut.

"Untuk proses pengeluaran kemudian tertuduh dibawa ke Rumah Sakit BIMC," imbuh Made Wijaya. Petugas akhirnya menemukan barang bukti berupa syabu yang dibungkus menggunakan kondom seberat 208 gram. Terteruduh akhirnya ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Disebabkan mahu hidup, kerja yang membawa mautpun dilakukan.

No comments:

Blog Archive